Abdya – Dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil 02 Kuala Batee Serka Hendri Winarto melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) secara humanis bersama warga binaannya di Desa Blang Makmur, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Abdya, Senin (15/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap berita hoaks maupun informasi yang belum jelas kebenarannya yang beredar di media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi saat ini menuntut masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
“Setiap informasi yang diterima hendaknya disaring terlebih dahulu sebelum dibagikan kepada orang lain. Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas sumbernya, apalagi yang bertujuan memecah belah persatuan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujar Serka Hendri Winarto kepada warga.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu memverifikasi kebenaran berita yang diterima serta tidak mudah terpancing oleh informasi yang bersifat provokatif dan berpotensi menjatuhkan pemerintah tanpa dasar yang jelas. Menurutnya, masyarakat harus cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial sebagai sarana komunikasi dan informasi.
Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa turut mengajak warga untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan kondusivitas lingkungan desa. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga yang merasa senang dan terbantu dengan adanya sosialisasi serta edukasi tentang penggunaan media sosial yang sehat dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Plh. Danramil 02 Kuala Batee, Letda Inf Ferry Irawan, yang menekankan agar seluruh Babinsa selalu aktif berperan di tengah masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan di wilayah binaannya.
Dengan pendekatan humanis yang rutin dilaksanakan, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat serta mampu menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan terhindar dari pengaruh berita bohong maupun informasi yang menyesatkan.


