Babinsa Laksanakan Komsos Bahas Fluktuasi Harga Ikan

Abdya – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mengetahui kondisi perekonomian warga di wilayah binaan, Babinsa Koramil 09/Lembah Sabil, Sertu Yasir Arafat, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama salah seorang pedagang ikan di Desa Meunasah Tengah, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Abdya, Kamis (7/5/2026)

Kegiatan tersebut dilakukan dalam suasana santai dan penuh keakraban, sembari berdialog langsung mengenai kondisi perdagangan hasil laut, khususnya terkait harga ikan yang belakangan ini mengalami perubahan yang tidak menentu.

Dalam perbincangan tersebut, Sertu Yasir Arafat menanyakan secara langsung kepada pedagang mengenai perkembangan harga ikan di pasaran. Ia mengaku memperhatikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir harga ikan kerap mengalami kenaikan dan penurunan secara tiba-tiba, meskipun kondisi cuaca terlihat normal dan aktivitas melaut para nelayan juga berjalan seperti biasa tanpa hambatan berarti.

“Saya melihat harga ikan akhir-akhir ini kadang naik, kadang turun. Padahal cuaca normal, tidak ada hujan, tidak ada angin kencang, dan para nelayan juga melaut seperti biasanya. Ini menarik untuk kita pahami bersama, apa yang sebenarnya memengaruhi perubahan harga tersebut,” ujar Sertu Yasir Arafat saat berdialog dengan pedagang.

Menanggapi hal tersebut, pedagang ikan menjelaskan bahwa naik turunnya harga ikan tidak selalu dipengaruhi oleh kondisi cuaca atau aktivitas nelayan semata.

Menurutnya, terdapat beberapa faktor lain yang ikut menentukan harga di pasar, seperti jumlah hasil tangkapan pada hari tertentu, permintaan konsumen, biaya distribusi, hingga kondisi pasar di daerah lain yang juga berpengaruh terhadap harga jual di tingkat lokal.
Kadang-kadang, kata pedagang tersebut, meskipun nelayan melaut dalam jumlah normal, hasil tangkapan jenis ikan tertentu justru melimpah sehingga harga turun.
Sebaliknya, apabila hasil tangkapan jenis ikan yang banyak diminati masyarakat berkurang, harga bisa naik meski kondisi laut sedang baik.

“Memang kalau dilihat sekilas laut normal dan nelayan pergi seperti biasa, tapi hasil tangkapan itu tidak selalu sama. Kadang banyak, kadang sedikit. Permintaan pasar juga berpengaruh. Kalau ikan tertentu sedang dicari banyak orang, harganya naik. Kalau stok banyak, harga bisa turun,” jelas pedagang tersebut.

Mendengar penjelasan itu, Sertu Yasir Arafat menilai bahwa dinamika harga ikan merupakan bagian dari mekanisme pasar yang dipengaruhi banyak faktor. Namun demikian, ia berharap kestabilan harga tetap bisa terjaga agar tidak memberatkan masyarakat sebagai konsumen, sekaligus tetap memberikan keuntungan yang layak bagi para nelayan dan pedagang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para nelayan yang tetap semangat melaut serta para pedagang yang terus menjaga pasokan ikan segar bagi masyarakat. Menurutnya, sektor perikanan merupakan salah satu roda ekonomi penting di wilayah pesisir yang perlu terus didukung agar kesejahteraan masyarakat meningkat.

“Kita berharap hasil laut tetap melimpah, harga stabil, nelayan mendapatkan hasil yang baik, dan masyarakat juga bisa membeli ikan dengan harga yang terjangkau. Itu tentu akan berdampak positif bagi perekonomian warga,” ungkap Sertu Yasir Arafat.

Kegiatan komunikasi sosial tersebut berlangsung dengan hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas masyarakat menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial ekonomi warga binaan, sekaligus memperkuat hubungan antara aparat teritorial dan masyarakat.

Melalui komsos seperti ini, Babinsa dapat mengetahui secara langsung berbagai persoalan dan dinamika kehidupan masyarakat di lapangan, sehingga dapat menjadi jembatan komunikasi serta mendukung terciptanya stabilitas sosial dan ekonomi yang lebih baik di wilayah Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya.