Abdya – Lembah Sabil, Aceh Barat Daya — Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus meningkatkan koordinasi dalam menjaga kelestarian kawasan hutan, Babinsa Koramil 09/Lembah Sabil, Sertu Yasir Arafat, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama salah seorang anggota kehutanan, Bapak Fahril, di wilayah Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya.
Kegiatan Komsos tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Dalam kesempatan itu, Bapak Fahril sedang menyampaikan dan melaporkan jadwal kegiatan patroli di kawasan hutan lindung Leuser yang berada di wilayah Lembah Sabil. Pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dengan pihak kehutanan dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan.
Sertu Yasir Arafat menyampaikan bahwa komunikasi dan koordinasi antara Babinsa dengan berbagai unsur yang berada di wilayah binaan merupakan hal yang sangat penting. Terlebih kawasan hutan lindung memiliki fungsi yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat, baik sebagai kawasan konservasi maupun sebagai bagian dari sistem penyangga lingkungan.
Dalam Komsos tersebut, Bapak Fahril menjelaskan mengenai rencana serta jadwal patroli yang akan dilaksanakan oleh anggota kehutanan. Patroli dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap kondisi kawasan hutan sekaligus untuk mengetahui secara langsung situasi dan perkembangan yang terjadi di lapangan.
Menurut Sertu Yasir Arafat, kegiatan patroli merupakan langkah preventif yang sangat diperlukan untuk mencegah berbagai potensi gangguan terhadap kawasan hutan. Dengan adanya patroli secara rutin dan terkoordinasi, berbagai indikasi permasalahan di kawasan hutan diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Koordinasi seperti ini sangat penting. Kita perlu saling memberikan informasi mengenai kondisi wilayah, terutama yang berkaitan dengan kawasan hutan. Dengan komunikasi yang baik, setiap potensi permasalahan dapat diketahui dan ditangani lebih cepat,” ujar Sertu Yasir Arafat.
Ia juga menegaskan bahwa Babinsa akan terus menjalin komunikasi dengan seluruh unsur yang ada di wilayah binaannya. Tidak hanya dengan aparatur desa dan masyarakat, tetapi juga dengan petugas kehutanan, kelompok tani, tokoh masyarakat, serta unsur lainnya yang memiliki peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Kawasan hutan lindung Leuser merupakan salah satu kawasan yang memiliki nilai ekologis sangat penting. Keberadaan hutan tidak hanya menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna, tetapi juga berperan dalam menjaga keseimbangan alam, ketersediaan sumber air, mencegah erosi, serta mendukung kehidupan masyarakat yang berada di sekitar kawasan.
Karena itu, keberadaan petugas kehutanan yang melakukan pemantauan dan patroli secara berkala dinilai sangat penting. Pengawasan lapangan dapat menjadi salah satu upaya untuk mencegah terjadinya aktivitas yang berpotensi merusak kawasan hutan, seperti pembukaan lahan secara tidak sesuai ketentuan, penebangan liar, maupun aktivitas lainnya yang dapat mengganggu kelestarian lingkungan.
Sertu Yasir Arafat dalam kesempatan tersebut juga mengajak seluruh masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan agar ikut berperan menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, menjaga hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kehutanan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama karena manfaat hutan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang melakukan aktivitas yang dapat merugikan lingkungan. Apabila menemukan adanya kegiatan yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kawasan hutan, masyarakat diharapkan dapat menyampaikan informasi kepada pihak terkait sehingga dapat dilakukan pengecekan di lapangan.
Selain membahas jadwal patroli, kegiatan Komsos tersebut juga menjadi sarana untuk bertukar informasi mengenai kondisi wilayah Lembah Sabil. Komunikasi langsung seperti ini dinilai dapat memperkuat sinergitas sekaligus mempermudah koordinasi apabila sewaktu-waktu terjadi persoalan yang membutuhkan penanganan bersama.
Sertu Yasir Arafat menambahkan bahwa Babinsa sebagai aparat kewilayahan memiliki tugas untuk terus berada di tengah masyarakat dan mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaannya. Dengan terjalinnya hubungan yang baik dengan berbagai pihak, informasi mengenai kondisi wilayah dapat diperoleh secara lebih cepat dan akurat.
“Yang paling utama adalah menjaga komunikasi. Ketika komunikasi berjalan baik, koordinasi juga akan lebih mudah. Kita berharap kegiatan patroli kehutanan dapat berjalan lancar dan kawasan hutan di wilayah Lembah Sabil tetap terjaga,” tambahnya.
Sementara itu, Bapak Fahril menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Babinsa terhadap kegiatan pengawasan kawasan hutan. Menurutnya, dukungan dari berbagai unsur kewilayahan sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas di lapangan, khususnya dalam membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian hutan.
Kegiatan Komsos tersebut juga mencerminkan pentingnya sinergitas antara TNI dan unsur terkait dalam melaksanakan pembinaan wilayah. Babinsa tidak hanya berperan dalam menjaga komunikasi dengan masyarakat, tetapi juga membantu membangun koordinasi dengan berbagai instansi dan unsur yang memiliki tugas serta tanggung jawab di wilayah Kecamatan Lembah Sabil.
Dengan adanya komunikasi yang terus terjalin, diharapkan pelaksanaan patroli kawasan hutan lindung Leuser dapat berjalan lebih efektif. Informasi mengenai jadwal patroli, kondisi medan, perkembangan situasi, serta berbagai temuan di lapangan dapat dikoordinasikan dengan baik sehingga langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan secara tepat.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan koordinasi dan menjaga komunikasi dalam rangka mendukung keamanan wilayah sekaligus melindungi kelestarian kawasan hutan.
Melalui kegiatan Komsos ini, Sertu Yasir Arafat menunjukkan bahwa keberadaan Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan dan berbagai persoalan yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di wilayah binaan.
Sinergitas antara Babinsa, petugas kehutanan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus ditingkatkan. Dengan kerja sama yang solid serta kesadaran bersama, kawasan hutan lindung Leuser di wilayah Lembah Sabil diharapkan tetap terjaga kelestariannya dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta generasi yang akan datang.


