Abdya – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta memastikan kebutuhan para petani tetap terpenuhi, Babinsa Koramil 09/Lembah Sabil, Sertu Yasir Arafat, melaksanakan kegiatan pengecekan ketersediaan pupuk dan obat-obatan pertanian di salah satu kios pertanian yang berada di Desa Meunasah Meurandeh, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Abdya, Senin (22/6/2026)
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa dalam mendampingi masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan di wilayah. Melalui pengecekan langsung ke kios pertanian, Babinsa ingin memastikan bahwa stok pupuk, pestisida, herbisida, insektisida, serta berbagai sarana produksi pertanian lainnya tersedia dalam jumlah yang cukup dan mudah diperoleh oleh para petani.
Dalam kunjungannya, Sertu Yasir Arafat berdialog langsung dengan pemilik kios pertanian mengenai kondisi persediaan barang, tingkat kebutuhan petani, serta kendala yang mungkin dihadapi dalam pendistribusian sarana pertanian. Ia juga melakukan pengamatan terhadap berbagai jenis pupuk dan obat-obatan pertanian yang tersedia di kios tersebut.
Menurut pemilik kios, hingga saat ini stok pupuk dan obat-obatan pertanian masih dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan petani di wilayah Desa Meunasah Meurandeh dan sekitarnya. Meski demikian, pihak kios tetap berupaya menjaga ketersediaan stok agar tidak terjadi kekurangan pada saat musim tanam maupun ketika terjadi peningkatan permintaan.
Sertu Yasir Arafat mengatakan bahwa ketersediaan pupuk dan obat-obatan pertanian merupakan faktor yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan sektor pertanian. Tanpa dukungan sarana produksi yang memadai, para petani akan mengalami kesulitan dalam meningkatkan hasil panen dan menjaga kualitas tanaman mereka.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan petani tetap tersedia. Ketersediaan pupuk dan obat-obatan pertanian sangat berpengaruh terhadap keberhasilan budidaya tanaman. Oleh karena itu, kita perlu memastikan stok di lapangan dalam kondisi aman dan mencukupi,” ujar Sertu Yasir Arafat.
Ia menambahkan bahwa pendampingan kepada petani tidak hanya dilakukan di lahan pertanian, tetapi juga melalui pemantauan terhadap ketersediaan sarana pendukung pertanian. Langkah ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain melakukan pengecekan stok, Babinsa juga mengimbau agar para petani menggunakan pupuk dan pestisida sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Penggunaan yang tepat tidak hanya membantu meningkatkan produktivitas tanaman, tetapi juga menjaga kesuburan tanah dan kelestarian lingkungan.
“Kami berharap para petani dapat memanfaatkan pupuk dan obat pertanian secara bijak sesuai kebutuhan tanaman. Dengan penggunaan yang tepat, hasil pertanian dapat lebih optimal dan lingkungan tetap terjaga,” tambahnya.
Kegiatan pengecekan ini mendapat sambutan positif dari pemilik kios maupun masyarakat sekitar. Mereka menilai kehadiran Babinsa menunjukkan perhatian yang besar terhadap perkembangan sektor pertanian dan kebutuhan para petani di wilayah binaan.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan distribusi sarana pertanian dapat terus berjalan lancar, sehingga para petani tidak mengalami kendala dalam mengelola lahan mereka. Dengan terpenuhinya kebutuhan pupuk dan obat-obatan pertanian, produktivitas pertanian di Desa Meunasah Meurandeh dan wilayah Kecamatan Lembah Sabil secara umum diharapkan terus meningkat, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Barat Daya.


