Babinsa Kuala Batee Imbau Warga Cegah Karhutla

Abdya – Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah binaan, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02/Kuala Batee, Kodim 0110/Abdya, Serda Nursahid, mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama pada musim kemarau yang saat ini mulai melanda sejumlah wilayah di Aceh Barat Daya.

Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Serda Nursahid saat melakukan patroli rutin dan komunikasi sosial (komsos) bersama warga di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya, pada Sabtu (17/8/2025)

.Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa tindakan membakar lahan untuk membuka kebun atau ladang sangat berisiko menimbulkan kebakaran yang tidak terkendali, serta berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam membuka lahan. Jangan menggunakan cara membakar, karena selain melanggar hukum, hal ini juga bisa merugikan banyak pihak,” tegas Serda Nursahid.

Serda Nursahid menjelaskan bahwa di musim kemarau, kondisi lahan dan hutan menjadi sangat kering dan mudah terbakar. Sedikit saja percikan api bisa menyebar dengan cepat dan sulit dikendalikan. Oleh karena itu, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya karhutla.

Selain imbauan lisan, Babinsa juga memasang spanduk dan pamflet berisi larangan membakar hutan dan lahan di beberapa titik strategis, seperti jalan desa, pasar, dan area perkebunan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah bencana.

Sanksi Hukum Mengintai Pelaku Pembakaran Lahan

Serda Nursahid juga mengingatkan bahwa tindakan pembakaran lahan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pelaku dapat dipidana penjara hingga 10 tahun dan denda miliaran rupiah.

“Kami tidak ingin masyarakat terseret masalah hukum karena ketidaktahuan atau kelalaian. Untuk itu, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan kita,” tambahnya.

Dalam patroli dan sosialisasi tersebut, Babinsa juga menggandeng perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk turut menyebarkan pesan penting ini kepada seluruh warga, khususnya para petani dan pemilik lahan yang selama ini terbiasa membuka lahan dengan cara dibakar.

Dukungan Masyarakat dan Pemerintah Desa

Kepala Desa Blang Makmur, M. Yusuf, menyampaikan apresiasi terhadap upaya Babinsa dalam mengedukasi masyarakat. Ia menilai pendekatan humanis yang dilakukan oleh TNI sangat efektif dan diterima dengan baik oleh warga.

“Kami sangat mendukung langkah Babinsa Serda Nursahid. Kami akan terus menyampaikan pesan ini kepada warga agar tidak terjadi karhutla di wilayah kami,” ujar M. Yusuf.

Sementara itu, beberapa warga mengaku telah memahami risiko membakar lahan, dan menyambut baik adanya edukasi langsung dari pihak TNI. Mereka berharap upaya bersama ini bisa menciptakan lingkungan yang aman dan lestari.

Dengan adanya imbauan dan patroli rutin dari Babinsa, diharapkan angka kebakaran lahan di Kuala Batee dapat ditekan seminimal mungkin. TNI, melalui Koramil setempat, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *