Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Tangan-Tangan Cut Abdya Capai 75 Persen

Abdya –  Pembangunan jembatan beton Perintis Garuda melalui program TNI Angkatan Darat (TNI AD) yang dikerjakan prajurit Kodim 0110/Aceh Barat Daya (Abdya) di Desa Tangan-Tangan Cut, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya, kini telah mencapai progres 75 persen.

Capaian tersebut menunjukkan perkembangan positif dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses transportasi dan memperlancar aktivitas warga sehari-hari.

Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, terutama daerah yang membutuhkan akses penghubung untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0110/Abdya, Kapten Inf Faryanda, Senin (2/11/2026) dalam keterangannya mengatakan bahwa pengerjaan jembatan beton Perintis Garuda di Desa Tangan-Tangan Cut terus dikebut oleh prajurit di lapangan agar dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah direncanakan.

“Alhamdulillah, hingga saat ini progres pembangunan jembatan beton Perintis Garuda di Desa Tangan-Tangan Cut sudah mencapai 75 persen. Ini merupakan hasil kerja keras dan semangat gotong royong prajurit TNI yang terus bekerja maksimal dalam menyelesaikan pembangunan tersebut,” ujar Kapten Inf Faryanda.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena nantinya dapat menunjang kelancaran mobilitas warga serta mempermudah akses dalam menjalankan berbagai aktivitas ekonomi, sosial, dan kegiatan sehari-hari.

Menurutnya, keberadaan jembatan yang memadai sangat dibutuhkan masyarakat pedesaan, terutama untuk mendukung kelancaran transportasi dan memperlancar distribusi hasil pertanian maupun kebutuhan pokok warga.

“Jembatan ini diharapkan nantinya dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Tidak hanya sebagai sarana penghubung, tetapi juga menjadi akses pendukung bagi aktivitas perekonomian warga sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan lancar,” jelasnya.

Kapten Inf Faryanda menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap proses pengerjaan di lapangan agar pembangunan berjalan dengan baik, mengutamakan kualitas konstruksi serta memperhatikan faktor keselamatan kerja.

Ia juga mengapresiasi semangat para prajurit Kodim 0110/Abdya yang terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar hingga selesai. Kami juga mengharapkan dukungan masyarakat agar pembangunan jembatan ini dapat terlaksana dengan baik dan nantinya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan bersama,” ungkapnya.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 75 persen, diharapkan jembatan beton Perintis Garuda di Desa Tangan-Tangan Cut segera rampung sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Program Perintis Garuda ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran TNI AD dalam mendukung pembangunan infrastruktur serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.**