Abdya – Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi serta menjalin komunikasi yang baik dengan tenaga pendidik di wilayah binaan, Babinsa Koramil 09/Lembah Sabil, Sertu Yasir Arafat, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama para guru sekolah dasar di Desa Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Abdya, Sabtu (10/10/2026)
Kegiatan komunikasi sosial tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari tugas Babinsa dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus mengetahui perkembangan situasi dan berbagai persoalan yang dihadapi warga di wilayah binaannya, termasuk dalam bidang pendidikan.
Dalam pertemuan tersebut, Sertu Yasir Arafat berdialog langsung dengan para guru mengenai perkembangan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah mereka. Pembahasan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana program tersebut telah berjalan serta apakah para siswa di sekolah yang berada di wilayah pelosok Desa Suka Damai sudah menerima manfaat dari program pemerintah tersebut.
Melalui komunikasi yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, para guru menyampaikan bahwa hingga saat ini sekolah mereka belum mendapatkan penyaluran program Makan Bergizi Gratis.
Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang mereka harapkan dapat segera memperoleh perhatian, mengingat pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak usia sekolah dalam menunjang pertumbuhan, kesehatan, serta proses belajar mengajar.
Menurut keterangan para guru, salah satu kendala yang dihadapi adalah lokasi sekolah yang berada cukup jauh di kawasan pedalaman dan pelosok desa. Jarak serta kondisi wilayah yang tidak mudah dijangkau menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pemerataan penyaluran program tersebut kepada seluruh peserta didik.
Selain faktor geografis, para guru juga menyampaikan bahwa keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala yang menyebabkan program MBG belum dapat menjangkau sekolah mereka. Keadaan ini membuat para guru berharap agar ke depannya terdapat solusi yang dapat mendukung pelaksanaan program tersebut sehingga siswa di wilayah pelosok juga dapat merasakan manfaatnya.
Para guru menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang mereka terima, sekolah tersebut diperkirakan akan mulai mendapatkan program Makan Bergizi Gratis pada awal Januari 2027. Informasi tersebut tentu menjadi harapan bagi pihak sekolah, para guru, serta peserta didik agar program pemenuhan gizi bagi anak-anak dapat segera terlaksana.
Dalam kesempatan itu, Sertu Yasir Arafat mendengarkan dengan saksama berbagai keterangan yang disampaikan oleh para guru. Ia juga memberikan perhatian terhadap kondisi pendidikan di wilayah pedalaman, terutama mengenai pentingnya pemerataan akses terhadap program-program yang mendukung kesejahteraan dan perkembangan anak usia sekolah.
Menurutnya, komunikasi sosial dengan para guru merupakan salah satu langkah penting untuk mengetahui secara langsung kondisi yang terjadi di lapangan. Melalui dialog seperti ini, Babinsa dapat memperoleh gambaran mengenai berbagai kebutuhan, kendala, serta harapan masyarakat, sehingga informasi tersebut dapat menjadi bahan koordinasi dengan pihak terkait sesuai dengan kewenangan dan mekanisme yang berlaku.
Ia juga menilai bahwa keberadaan program Makan Bergizi Gratis memiliki arti penting bagi dunia pendidikan, karena pemenuhan gizi yang baik merupakan salah satu faktor yang dapat mendukung tumbuh kembang anak.
Anak-anak yang memperoleh asupan makanan bergizi diharapkan dapat menjaga kesehatan, meningkatkan konsentrasi, serta mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan lebih baik.


