Babinsa Hadiri Program Pemerintah Tentang Penurunan Angka Stunting Dan Gizi Buruk Di Wilayah Sesa Binaan

Abdya‎Fungsi utama Sabin dalam rembuk stunting adalah sebagai penggerak,pendukung kebijakan pemerintah, serta penghubung komunikasi antar aparat desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam pencegahan gizi buruk, Desa Ladang Panah, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Abdya, Minggu (6/9/2026)

Mendorong kolaborasi lintas sektor di tingkat desa agar perencanaan program penanganan stunting bisa terarah,serta Mengajak warga desa untuk peduli terhadap pola hidup sehat, sanitasi yang layak, serta pemenuhan gizi anak dan ibu hamil.

‎Serka Masriadi anggota koramil 06/manggeng kodim 0110/Abdya selaku babinsa di desa pante cermin turut hadir dan mengapresiasi kegiatan tersebut guna menekan resiko stunting di wilayah desa binaan nya.

‎Menurutnya “Program penanganan stunting ini merupakan program pemerintah pusat dalam upaya percepatan penurunan angka kekerdilan anak melalui konvergensi atau proses lintas sektor yang dikoordinasikan oleh pemerintah pusat hingga ke tingkat desa” ungkap Serka Masriadi.

‎Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan kecamatan,kapolsek,pihak puskesmas dan pendamping desa yang merupakan sebagai konvergen lintas sektor, pengawas, dan penggerak utama di tingkat kecamatan.

‎TNI AD memiliki komitmen kuat dalam penanganan stunting, di mana Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) bertindak sebagai Bapak Asuh Stunting Nasional,di tingkat kecamatan peran ini dijalankan oleh Danramil dan personil Sabin di setiap desa binaannya Masing-masing