Mendukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 06/Manggeng Monitoring Harga Dan Stok Pupuk Di Depot Pertanian

Abdya – ‎Pemerintah berkomitmen menindak tegas penyimpangan distribusi pupuk  Sepanjang tahun 2025–2026, Kementerian Pertanian telah mencabut ribuan izin distributor dan pengecer nakal yang terbukti memainkan pasokan atau menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) kepada masyarakat petani, Desa Ldang Panah, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Abdya, Sabtu (6/6/2026)


‎Serka Masriadi anggota koramil 06/manggeng kodim 0110/abdya menyambangi salah satu perusahaan atau pihak perorangan yang ditunjuk oleh produsen atau pemerintah untuk menyalurkan dan mendistribusikan pupuk dari gudang produsen ke jaringan pengecer atau kios resmi, hingga akhirnya sampai ke tangan petani di depot pertanian jalan lintas banda Aceh medan kecamatan manggeng.

‎”Kegiatan rutin ini guna memastikan ketersediaan stok pupuk selalu aman dan lengkap di tingkat kecamatan khususnya pada musim tanam,serta juga memastikan penyaluran dengan mematuhi prinsip tepat jenis, tepat jumlah dan tepat harga” Ungkap Serka Masriadi.

‎”Pemantauan langsung di lapangan sangat penting untuk menjaga ketahanan pangan dan mencegah penyelewengan pupuk bersubsidi, seperti pengoplosan atau penjualan yang tidak sesuai sasaran.” Tambah nya.

‎Babinsa sebagai penggerak ketahanan pangan disamping tugas pokok nya Tidak hanya memantau harga dan stok, Babinsa juga berhak menyampaikan imbauan kepada pemilik toko agar selalu memprioritaskan kebutuhan petani lokal dan menghindari praktik jual beli yang dapat merugikan petani dan senantiasa menyediakan informasi terkait perubahan harga pupuk serta memastikan distribusinya berjalan tertib sesuai aturan.