Abdya – Peran aktif Babinsa kembali terlihat di tengah-tengah masyarakat. Babinsa Koramil 06/Manggeng Kodim 0110/ Abdya Kopka Mufti turun langsung ke lapangan untuk memediasi permasalahan sengketa tanah antarwarga yang terjadi di Desa Pante Raja, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Abdya, Sabtu (8/11/2025)
Permasalahan bermula ketika dua warga desa yang memiliki lahan bersebelahan saling mengklaim batas tanah masing-masing. Perselisihan sempat memanas dan hampir menimbulkan ketegangan di lokasi.
Mengetahui hal tersebut, Babinsa bersama aparatur desa segera bergerak cepat untuk meredam situasi dan mengupayakan penyelesaian secara musyawarah. Dalam kesempatan tersebut, Babinsa menegaskan bahwa permasalahan yang berkaitan dengan batas tanah sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan dan melalui jalur musyawarah mufakat.
Kami dari pihak TNI melalui Babinsa hadir untuk membantu menciptakan situasi yang kondusif dan memastikan agar permasalahan ini tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan yang lebih luas. Mari kita utamakan musyawarah, bukan emosi,” ujarnya dengan tegas namun menenangkan.
Babinsa juga berkoordinasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan Bhabinkamtibmas untuk memastikan bahwa setiap pihak mendapatkan kesempatan yang adil dalam penyelesaian persoalan tersebut. Dari hasil mediasi awal, kedua belah pihak sepakat untuk menunggu peninjauan batas tanah secara resmi oleh pihak pemerintah desa dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar keputusan yang diambil nantinya benar-benar sah dan tidak merugikan siapa pun.
Keuchik Desa Pante Raja Abbas mengapresiasi langkah cepat Babinsa dalam memediasi warganya. Kami berterima kasih atas kehadiran dan peran aktif Babinsa yang mampu menenangkan warga dan menjembatani dialog yang sempat buntu. Kehadirannya sangat membantu kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban desa ungkapnya.
PLH Danramil 06/Manggeng menyampaikan bahwa Babinsa memang memiliki peran penting dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial kemasyarakatan di tingkat desa. Tugas Babinsa bukan hanya soal keamanan, tetapi juga ikut menjaga kerukunan dan mendukung pemerintah desa dalam menjaga stabilitas wilayah, tuturnya.
Dengan adanya mediasi ini, suasana di lokasi kembali kondusif. Warga diharapkan dapat mengambil pelajaran penting bahwa setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan cara damai dan penuh tanggung jawab tanpa harus menimbulkan perpecahan.




Leave a Reply